Wednesday, April 10, 2013

Bangkek Pridiksi Togel - Legenda Bulgaria: Si Jenius, tapi Bengal

Bangkek Pridiksi Togel - Legenda Bulgaria: Si Jenius, tapi Bengal

Jayatogel adalah agen bandar togel dan pemain togel, togel online terpercaya dengan pasaran togel terbaik, togel dengan komisi dan potongan terbesar dan pembayaran tercepat - ANDA masih ingat sosok Hristo Stoichkov? Dia adalah seorang pesepakbola yang terkenal sangat jenius saat mengolah bola di lapangan. Disisi lain, Stoichkov memiliki masalah temperamen sehingga membuatnya dibenci.
 
Stoichkov merupakan pesepakbola terbaik yang pernah dilahirkan oleh Bulgaria, dia memiliki trofi yang membuat bakatnya sebagai pesepakbola tidak perlu diragukan lagi. Pemain yang menempati posisi penyerang ini merupakan sosok yang ditakuti karena memiliki kecepatan dan tembakan akurat. Tapi memiliki temperamen yang sangat tinggi.
 
Ketika Stoichkov berada di lapangan, dia merupakan pemain yang hebat. Stoichkov sering menjadi andalan timnya. Dia terkenal memiliki mental tidak mau kalah, Stoichkov selalu bertarung untuk memperebutkan bola dari awal hingga akhir pertandingan.
 
Kendati demikian, permainannya yang agresif terkadang suka menjadi musuh pribadinya dan dia menjadi sosok yang sangat kontroversial, dengan sikapnya yang suka meledak-ledak dan sering melakukan protes secara berlebihan.
 
Dream Team Idol
Lahir di Plodiv, 8 Febuari 1966, Stoichkov memulai kariernya sebagai pemain sepakbola di divisi dua Liga Bulgaria, dengan memperkuat klub Hebros. Penampilannya membuat sebuah tim besar di Bulgaria, CSKA Sofia tertarik untuk merekrut Stoichkov yang saat itu masih berusia 18 tahun.
 
Setahun kemudian, Stoichkov pernah terlibat dalam sebuah keributan di Bulgaria Cup, yang nyaris membuatnya mendapatkan hukuman bermain seumur hidup. Beruntung, hukumannya ketika itu berkurang menjadi hanya satu bulan dan tidak lama kemudian Stoichkov.
 
Setelah kejadian itu, Stoichkov kembali memperlihatkan bakat sebagai pemain sepakbola hebat saat hendak mencetak gol. Bahkan, dia pernah menyabet Golden Boot di musim 1989 setelah menjadi top skorer di Eropa dengan mencetak 38 gol dari 30 pertandingan dalam satu musim.
 
Pada tahun 1990, Stoichkov yang mulai matang memutuskan untuk pindah ke Barcelona dengan menggunakan kostum No.8. Pemain asal Bulgaria ini menjadi salah satu ikon skuad Dream Team Johan Cryuff, memenangi berbagai gelar juara termasuk mempersembahkan gelar pertama European Cup, yang sekarang bernama Liga Champions di musim 1991-92.
 
Setelah itu, Stoichkov sempat memutuskan untuk hijrah ke Parma pada akhir musim 1994/95, sebelum akhirnya kembali ke tim asal Katalan pada musim berikutnya. Kendati demikian, pada awal karier Stoichkov di Camp Nou, sempat mendapatkan masa negatif. El Pistolero (julukannya di Barca) sempat mendapatkan hukuman larangan bertanding selama dua bulan.
 
Meski begitu, Stoichkov merupakan salah satu pemain sepakbola terbaik yang pernah dimiliki Barcelona. Dia tidak hanya mempersembahkan gelar juara, mencetak banyak gol, tapi juga menjadi salah satu idola fans karena memiliki kecepatan, tendangan kaki kiri yang maut dan kemampuan yang unik untuk melewati lawan.
 
Pahlawan Timnas Bulgaria
Salah satu karier terbaik Stoichkov adalah di Piala Dunia 1994. Betapa tidak, El Pistolero pernah mendapatkan Ballon d’Or oleh majalah France Football. Hal itu didapatnya setelah Stoichkov berhasil membawa Bulgaria meraih prestasi terbaik dengan lolos ke babak semifinal Piala Dunia 1994.
 
Sayang, perjalanan Stoichkov dkk terhenti setelah dikalahkan oleh Italia dengan skor 1-2. Kendati demikian, kekecewaan Stoichkov sedikit terobati dengan menjadi top skorer di Piala Dunia 1994 bersama Oleg Salenko, penyerang andalan Timnas Rusia.
 
Dua tahun kemudian, Stoichkov yang identik dengan No.8 berhasil membawa Bulgaria lolos ke turnamen Euro untuk pertama kali dalam kurun waktu 28 tahun. Meski langsung tersingkir, tapi Stoichkov berhasil mencetak gol di babak penyisihan grup. Pada musim 1999, Stoichkov memutuskan untuk pensiun dari Timnas Bulgaria.
 
Setelah 13 tahun bermain di Timnas Bulgaria, Stoichkov berhasil tampil sebanyak 83 kali dan menghasilkan 37 gol. “Tidak ada pemain sepakbola Bulgaria yang bisa menyamai prestasi saya,” kata Stoichkov, saat itu dilansir dari situs FIFA.
 
Setelah memutuskan untuk meninggalkan Barcelona, Stoichkov kembali berkarier di CSKA Sofia, dia juga sempat bermain di Al Nasr, Kashima Reysol, Chicago Fire dan D.C United sebelum memutuskan untuk mengakhiri karier sebagai pemain sepakbola selamanya di musim 2004.
 
Profil Stoichkov:
Tanggal Lahir: 8 Februari 1966
Tempat Lahir: Plovdiv, Bulgaria
Posisi: Striker
 
Klub: CSKA SofĂ­a (1984-1990), Barcelona (1990-98), Parma (1995-96), CSKA Sofia (1998), Al Nasr (1998), Kashiwa Reysol (1998-2000), Chicago Fire (2000-02), DC United (2003).
 
Tim Nasional: 83 matches (37 goals)
 
Prestasi Klub
3 Bulgarian leagues (1986/87, 1988/89, 1989/90)
3 Bulgarian Cups (1986/87, 1987/88, 1988/89)
1 Bulgarian Super Cup (1989)
5 Spanish leagues (1990/91, 1991/92, 1992/93, 1993/94, 1997/98)
2 Spanish Cups (1997, 1998)
4 Spanish Super Cups (1991, 1992, 1994, 1996)
1 European Cup (1992)
1 European Cup Winners' Cup (1996/97)
2 European Super Cups (1992, 1997)
 
Negara
Empat Besar Piala Dunia Amerika Serikat
 
Prestasi Individu
Ballon d'Or (1994)
European Golden Boot (1990 - shared with Hugo Sanchez on 38 goals)
adidas Golden Boot at USA 1994 (shared with Oleg Salenko on six goals)
FIFA World Player second place (1992, 1994)

No comments:

Post a Comment