Wednesday, April 3, 2013

Angka Mimpi Emas - Data & Fakta Madrid vs Galatasaray

Angka Mimpi Emas - Data & Fakta Madrid vs Galatasaray

Jayatogel adalah situs pilihan agen bandar togel dan pemain togel, togel online terpercaya dengan pasaran togel terbaik, togel dengan komisi dan potongan terbesar dan pembayaran tercepat - Real Madrid mengusung ambisi besar saat menjamu Galatasaray pada babak perempatfinal Liga Champions. Kubu Los Blancos tengah memburu rekor lolos ke ke semifinal untuk kali ke-24.

Misi tersebut akan coba direalisasikan El Real saat menjamu Galatasaray pada leg pertama di Santiago Bernabeu, Kamis (4/3) dini hari nanti. Namun, misi tersebut dipastikan tidak akan mudah, sebab kubu Galatasaray juga mengusung misi yang tak kalah penting, yakni menggapai semifinal untuk kali kedua dalam sejarah mereka.

Jelang bentrok dini hari nanti, banyak hal menarik yang bisa dikupas dari kedua tim. Berikut data dan fakta Real Madrid dan Galatasaray.

Rekor Pertemuan
Kedua klub sudah empat kali bentrok di mana baik Madrid dan Galatasaray memiliki rekor berimbang, yakni sama-sama meraih dua kemenangan.

Pertemuan pertama kedua klub terjadi pada ajang Piala Super Eropa 2000/2001. Kala itu, Madrid yang berstatus juara Liga Champions ditantang Galatasaray yang menyandang predikat jawara UEFA Cup (sekarang Europa League).

Tanding di Monaco, kedua tim bermain imbang 1-1 di 90 menit waktu normal, di mana gol Mario Jardel (41’) berhasil disamakan penalti Raul Gonzalez (79’). Namun, Jardel akhirnya jadi pahlawan kemenangan 2-1 Galatasaray lewat golnya pada menit ke-102.

Di tahun yang sama, Madrid dan Galatasaray ditakdirkan kembali bentrok. Kali ini keduanya bentrok di babak perempatfinal Liga Liga Champions 2001/2002. Pada leg pertama di Istanbul, skuad Galatasaray yang dinakhodai Mircea Lucescu, melakukan comeback hebat dengan mengalahkan Madrid 3-2.

Sempat tertinggal 0-2 lewat gol Ivan Helguera (33’) dan Claude Makelele (43’), kubu Cimbom -julukan Galatasaray- bangkit di babak kedua dan membalikkan kedudukan lewat gol, Umit Davala (47’pen), Hasan Sas (66’) dan Mario Jardel (75’).

Madrid yang tidak terima dua kali dikalahkan Galatasaray, melakukan pembalasan pada leg kedua di Santiago Bernabeu. Anak-anak asuhan Vicente Del Bosque melumat Galatasaray 3-0 lewat dwigol Raul (15’ & 37’) serta Helguera (28’). Madrid pun melaju ke semifinal berkat agregat 5-3.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada laga uji coba pramusim 28 Agustus 2011 lalu. Madrid yang kala itu sudah dilatih Jose Mourinho sukses memetik kemenangan 2-1.

Background Madrid
-Madrid punya rekor cukup baik di laga kandang di bawah arahan Mourinho. Di musim ini, kubu Los Blancos belum terkalahkan di kandang (2 menang dan 2 imbang). Dari total 16 laga kandang, Madrid memetik 13 kemenangan dan hanya sekali menelan kekalahan.

-Bagi Madrid, laga perempatfinal kali ini merupakan yang ke-30 sepanjang sejarah, dan mereka tengah memburu tiket semifinal ke-24. Jika terwujud, Madrid akan jadi tim yang paling banyak menembus semifinal, sekaligus membuka peluang merebut La Decima (gelar juara ke-10).

-Selain Galatasaray, hanya Besiktas JK klub asal Turki lainnya yang pernah dihadapi Madrid di Liga Champions. Duel itu terjadi pada 1958/59, di mana El Real sukses meraih kemenangan agregat 3-1 (2-0 di Madrid dan 1-1 di kandang Besiktas). Rekor Madrid menghadapi klub Spanyol adalah 3 kali menang, 1 imbang dan 2 kalah.

-Laga ini menjadi pertaruhan rekor mentereng Mourinho. Seperti diketahui, Mourinho memiliki rekor 100% di babak perempatfinal. Tim-tim yang dibawa Mou menembus semifinal ialah; FC Porto (2004), Chelsea (2005, 2007), FC Internazionale Milano (2010) dan Madrid pada 2011 dan 2012.

Background Galatasaray
-Ini merupakan perempatfinal pertama Galatasaray sejak terakhir kali tampil di babak delapan besar pada 2001 dan disingkirkan Madrid. Secara keseluruhan, Galatasaray sudah empat kali tampil di perempatfinal, namun hanya sekali menembus semifinal. Galatasaray terakhir kali menembus empat besar Liga Champions, pada 1988/89 atau 24 tahun silam.

-Galatasaray punya rekor buruk kala bertandang ke Spanyol. Dari 12 lawatan ke Tanah Matador, Cimbom hanya memetik satu kemenangan dan tujuh kali kalah (W1 D4 L7). Satu-satunya kemenangan itu diraih atas RCD Mallorca pada ajang UEFA Cup 1999/2000. Dalam lawatan terakhir ke Spanyol, Galatasaray hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Atletico Madrid pada leg pertama 32 besar Europa League 2009/2010. Galatasaray akhirnya gugur usai kalah agregat 3-2.

-Namun, di musim ini skuad asuhan Fatih Terim punya rekor tandang yang cukup baik. Usai dikalahkan Manchester United di Old Trafford, Galatasaray sukses mencuri kemenangan di kandang CFR Cluj, SC Braga dan terakhir di kandang Schalke pada babak 16 besar. Dari total 18 laga tandang yang dilakoni, Galatasaray sukses memenangi 10 laga dan hanya kalah dua kali.

Pelatih:

-Jose Mourinho tidak punya banyak kenangan menghadapi klub asal Turki. Duel menghadapi klub Turki terakhir kali dilakoni Mou ketika masih membesut FC Porto pada ajang UEFA Cup 2002/2003.

Kala itu, Porto bersua Denizlispor pada putaran keempat. Hasilnya, cukup baik. Mou membawa anak asuhnya menang 6-1 di kandang dan bermain imbang 2-2 saat bertandang ke Turki.

-Fatih Terim punya pengalaman lebih banyak dari Mourinho. Mantan pelatih Fiorentina dan AC Milan ini sudah 10 kali menghadapi klub asal Spanyol. Hasilnya, Terim meraih 3 kemenangan, 2 imbang dan 5 kali kalah.

Pemain:
Wesley Sneijder dan Didier Drogba akan melakoni laga emosional karena harus menghadapi mantan mentornya, Mourinho. Khusus untuk Sneijder, dia juga akan menghadapi bekas klubnya. Sementara itu, pemain lain yang akan melakoni laga emosional adalah Hamilt Altintop yang juga sempat berkostum El Real

No comments:

Post a Comment